Cinta Ditolak Dukun Bertindak


          Di sebuah desa tinggal pak kyai,  3 orang gadis, anak laki-laki dan seorang dukun yang katanya sakti mandraguna. Suatu hari ketika ketiga gadis tersebut sedang berjalan-jalan seorang laki-laki mengikuti mereka. Hari  menjelang sore mereka berpisah. Sesampainya ditengah jalan laki-laki itu menghadang Silvi.
Silvi   : (terkejut, hingga terjatuh) A.................... to.....tto....lo..............ng......... ada hantu.
Bayu   : jangan takut ini aku manusia.
Silvi   : ya.....ya... m......ma.....af, lalu kamu siapa?
Bayu   :aku Bayu anak yang tinggal di sebrang. Kamu Silvi kan?
Silvi   :oh.... Bayu. Iya aku Silvi. Kalau gitu permisi aku mau pulang.
Bayu   :( memegang tangan Silvi) tunggu, kamu mau kan jadi temenku trus besok kita jalan.
Silvi   :boleh aja kok. Aku tunggu di taman sebrang jam8. Jangan terlambat.
Akhirnya mereka berpisah. Keesokaan harinya sebelum Silvi berjalan-jalan ia bertemu dengan teman-temannya.
Silvi   :( menyapa dengan ramah) hai, teman-teman.
Listi,Atin     : ( bersamaan) hai, mau kemana sil? Kok kelihatannya buru-buru. Ikut dong.
Silvi   : mau jala-jalan ma bayu temen aku, ayo kalau mau ikut.
Listi   : si..siapa Bayu?
          Silvi tidak menjawab dan langsung berlari sambil menarik tangan teman-temannya. Ternyata sesampainya disana sudah jam 08.30.
Silvi   :(tergesa-gesa  dan dengan nefas yang terengah-engah) maaf aku telat, kamu udah lama nunggu ya.
Bayu   : nggak kok aku juga barusan datang kok.
Listi, atin     :( bersaan berteriak) lepasin, sakit.
Silvi   :( malu) oh ya maaf, aku lupa.
Bayu   :( tertawa pelan) oh ya silvi siapa ya mereka?
Silvi   :mereka temen aku Listiana dan Atin.
Mereka berkenalan. Dan segera berangkat berjalan-jalan ke pantai. Karena asyiknya mereka bersenda gurau mereka hampir lupa waktu.
Listi   : oh ya temen-temen ayo kita pulang. Udah malam nih.
Bayu   : iya, mari aku antar teman-teman.
Silvi   : nggak usah biar aku pulang ama teman-teman saja.
Akhirnya mereka berpisah. Hari berganti hari mereka terus berjalan bersama sampai akhirnya suatu hari saat mereka duduk-duduk di taman.....
Bayu   : hai, Sil, ada yang mau aku omongin.
Silvi   :apa????
Bayu   : kamu mau nggak jadi pacarku?
Listi, Atin    : cie................e......hem............... ada yang sedang jatuh cinta nie. Udah terima aja deh Sil, lagian kamu juga suka kan sama dia.
Silvi   :( malu-malu) ya udahlah. Aku mau jadi pacarmu.
          Pada awalnyaj saja mereka romantis dan hubungan mereka harmonis tetapi hanya karena Bayu suka mengatur Silvi hubungan mereka menjadi labil. Pada suatu hariSilvi mengajak Bayu ketemuan di taman.
Bayu   : (apenasaran) ada apa sayang?
Silvi   : udah gak usah basa-basi sekarang kita putus.......tus.....tuss
Bayu   : tetapi mengapa kamu tiba-tiba mutusin aku, setelah uang gajiku habis karenamu apakh ada cowok lain?
Silvi   : nggak karena kamu sukanya Cuma ngatur, di samping itu kamu kurang ganteng, item, gendut lagi. Hi.......
Bayu   :tapi, aku kan tulus cinta ama kamu, dan aku mau yang terbaik untukmu. Apa dada ini harus ku belah?
Silvi   : yang terbaik apanya, kalua mau buat aku jadi gila itu baru benar. Lagian aku males belah dada kamu. Kalau kamu maksa kamu belah aja sendiri aku mau jalan-jalan sama temanku.
Bayu   : tapi................. jangan pergi........... tega kamu................ lihat saja nanti.
 Satu hari satu malam ia hanya memikirkan bagaiman untuk mendapatkan Silvi kembail. Kerena pikiran yang tidak baik dan opsesinya ia memutuskan untukpergi ke dukun pelet.
Bayu   :( mengetuk pintu) tok..tok..tok.. permisi sepada............... ada orang
Mbah dukun  :( membuka pintu) silakan masuk, ada apa cu malam-malam kamu datang kemari?
Bayu   : saya mau minta bantuan mbah, tolong pikatkan saya dengan wanita idaman saya, Silvi.
Mbah dukun  : bisa cu tapi mbah minta sedekah 2juta
Bayu   : apa 2 juta? Itu uang apa kertas senaknya saja kalau minta.
Mbah dukun  : mau tidak? Kalau tidak mau silakan kamu pergi.
Bayu   : baik mbah buat apapun buat Silvi. Tapi dijamin manjurkan mbah.
Mbah dukun  : iya cu 100% manjur. Kamu punya fotonya kan?
Bayu   : ini mbah foto orang yangpaling kusayangi...
Mbah dukun  iya terserah deh cu. ( membaca mantra sambil menyemburkan air 3x ke muka Bayu.).
Bayu   : mbah ini muka bukan tembok.
Mbah dukun  : ya maaf deh cu. Itu sudah termasuk ritualnya. Sudah sekarang kamu pulang dan lihat hasilnya.
Bayu   : iya sudah permisi dan makasih mbah.
Tanpa disadari pak kyia melihatnya. Keesokan harinya sebelum Bayu bertemu dengan Silvibertemu Bayu, pak kyai sudah menelpon polisi.
Silvi   : hai, sayang apa kabar?
Bayu   :yes, akhirnya Silvi mau denganku juga, ternyata aku gak sia-sia aku ke dukun itu.
Tiba-tibasirine mobil polisi berbunyi. Turun polisi dan pak kyai.
Listi: ( menangkap bayu) ha mau lari kemana?
Pak kyai       : assalamualaikum, allahuakbar.
Silvi   :ada apa ni?
Listi   : kamu udah dipelet sama bayu.
Silvi   : apa dipelet kurang asem kamu Bayu main pelet aku. Tapi kenapa kamu disini dan berdandan seperti polisi?
Listi, atin     : karena itu pekerjaanku. Udahlah tidak usah berdebat aku mau membawa Bayu dan dukun palsu ini ke kantor polisi untuk diadili.
Akhirnya  bayu dihukum penjara selama 10thn. Silvi dan teman-temnannya hidup bahagia.

Demikian dan terimakasih

Teks drama diatas adalah teks yang saya gunakan untuk ujian praktek Bahasa Indonesia maupun Bahasa Jawa (Tentunya teks tersebut ditranslatekan ke dalam bahasa Jawa) sewaktu saya masih kelas 3 SMP. Semoga teks drama tersebut bermanfaat bagi pembaca semua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Monumen Jalesveva Jayamahe (MONJAYA)

Naskah Drama : Satu Hati Satu Jiwa