Bumi Ku Sayang


Mungkin benar kau tak pernah berkata-kata
Namun ku tahu kau terluka
Kau pun tak pernah menangis
Tapi ku tahu hatimu sangat teriris

            Kau selalu berjuang
            Namun tiada yang tersadar
            Betapa besar
            Jasa yang tlah kau berikan

Selalu bertahan
Tuk memperjuangkan
Segala jenis kehidupan
Yang ada dalam kandungan

            Namun penderitaan
            Tak pernah terelakan
            Seiring bertambahnya jaman
            Mereka yang tak berpersaan
            Pelan-pelan memberikan
            Berjuta penyiksaan
            Yang tak pernah mereka rasakan

Walau begitu kau tetap bersbar
Diam dan bersikap wajar
Tak pernah ingin menghajar
Mereka-mereka yang tak sadar

            Tetap memberikan
            Berjuta-juta lahan
            Yang subur dan menghasilkan tanaman
            Yang banyak dan bisa dimakan

Namun sungguh malang
Nasibmu sayang
Begitu benyak pengorbanan
Yang telah kau keluarkan
Wahai bumiku sayang
Jasamu patut tuk diabadikan
Tapi tak ada satu pun orang
Sadar akan itu sayang

            Walau memang ku orang
            Tak bisa berjuang
            Sebesar perlakuan
            Yang telah kau berikan

Tapi ku harap
Puisi ini kan mengetuk
Pintu hati yang tertutup rapat
Tuk kembali memeluk
Dan mengurangi rasa pahit
Yang selama ini kau gigit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta Ditolak Dukun Bertindak

Monumen Jalesveva Jayamahe (MONJAYA)

Naskah Drama : Satu Hati Satu Jiwa